Pertama
Judul dan pendahuluan :
INJIL YANG BENAR TENTANG YESUS YANG BERGELAR KRISTUS, SEORANG NABI BARU YANG DIUTUS ALLAH KE DUNIA : MENURUT URAIAN BARNABAS, RASULNYA.
Barnabas, rasul Yesus orang Nazaret yang bergelar Kristus, beramanat kepada segenap umat, yang berbenah di persada bumi menginginkan kedamaian serta penghiburan.
------------------------------------------------------------
Dapat dicatat, judul "injil" dan pendahuluannya di atas memuat dua kesalahan serius.
Pertama, Barnabas bukan salah seorang dari antara ke12 murid pertama Yesus. Ia baru muncul pada generasi sesudah kebangkitan Kristus.
Kedua, dalam judul dan pendahuluan Yesus diakui sebagai Kristus (=Mesias). Tapi di pasal 96 Yesus disangkal sebagai Mesias, dengan gaya sumpah Nabi Muhammad, sebagaimana tertulis dalam hadits-hadits, Yesus berkata : "Demi Allah, pada diri-Nya, jiwaku berdiri, bahwa Aku bukanlah Mesias itu". Mustahil seorang Barnabas tidak mengetahui bahwa Kristus (bahasa Yunani) merupakan terjemahan dari Massiakh (bahasa Ibrani).
Pages
Penulis:
Friday, October 22, 2010
20 POINT KESALAHAN "INJIL" BARNABAS
Wednesday, October 20, 2010
60 Anggota DPR Minta Perber Rumah Ibadah Dicabut
Permintaan itu disampaikan dalam rapat paripurna DPR di Jakarta, Selasa (21/9) pagi. Paripurna dibuka dan diwarnai dengan interupsi tentang kekerasan-kekerasan yang terjadi pada agama-agama minoritas belakangan ini.
Sebagian anggota DPR meminta Perber Dua Menteri segera dicabut karena alih-alih mendatangkan kerukunan antarumat beragama, namun malah mendatangkan berbagai kekerasan terhadap umat beragama.
Sunday, October 17, 2010
"Injil" Barnabas
Apakah Injil Barnabas itu dan bagaimana sejarahnya sehingga menjadi ada?
Pada tahun 1709, John Toland di Amsterdam menerima dari Cremer, kanzelir Raja Prusia, sebuah naskah berjudul 'Injil Barnabas' dalam bahasa Itali, naskah mana sampai saat ini masih disimpan di perpustakaan di Wina. Pada tahun 1718 'Injil Barnabas' mulai disebut dalam karangan John Toland yang berjudul 'Nazarenus or Jewish, Gentile and Mahometan Christianity'.
Kitab ini mulai menghebohkan ketika diterbitkan terjemahannya ke dalam bahasa Inggeris oleh Lonsdale dan Laura Rag dengan diberi judul 'The Gospel of Barnabas' (Oxford, 1907). Pada tahun 1908 kitab ini diterjemahkan oleh Khalil Saada ke dalam bahasa Arab, dan pada akhirnya diperkenalkan ke Indonesia oleh Ahmad Shalaby. Beberapa terjemahan dalam bahasa Indonesia ditulis antara lain oleh J. Bachtiar Affandie (Jasana, 1969), Husein Abubakar & Abubakar Basjmeleh (Pelita, 1970, diterjemahkan dari bahasa Arab), dan Rahnip M. (Bina Ilmu, 1980).
Apakah benar bahwa Injil Bernabas sebuah 'Injil' dan ditulis 'Barnabas' seorang rekan kerja rasul Paulus? Masalah ini sering dipersoalkan orang sehingga ada baiknya diangkat sebagai bahan diskusi.
Sunday, October 10, 2010
KITAB INJIL BARNABAS ADALAH INJIL ASLI ASALI?
Contohnya :
Penulis buku tersebut mustahil Rasul Barnabas, karena kosa-kata yang digunakan dalam buku itu bukanlah kosa-kata yang lazim digunakan pada abad pertama. Dalam Perjanjian Baru, Barnabas adalah temannya Petrus dan Paulus. Mereka diabad awal memberitakan Injil-Salib yang sama kemana-mana. Walau ada perselisihan mengenai strategi penginjilan, namun mereka akhirnya berdamai kembali dan satu tujuan memberitakan kabar baik (injil) tentang Yesus Kristus.
Namun dalam kitab injil (palsu) Barnabas ini, Barnabas tiba-tiba muncul sebagai musuh besar Paulus. Buku palsu ini fatal ketika terbukti bahwa ia buta ilmu bumi, sejarah, adat istiadat dan sosial setempat, antara lain :
1. Dikatakan bahwa Yesus dilahirkan ketika Pilatus adalah Guberbur negeri Yudea, padahak Pilatus baru menjabatnya sejak tahun 26 hingga 36 Masehi.
Sunday, October 3, 2010
Gospel of Judas
Injil Yudas tidak mengklaim bahwa murid-murid yang lain telah mengetahui pengajaran Gnostik. Sebaliknya, Injil tersebut menegaskan bahwa para murid tidak mempelajari Injil yang sesungguhnya, yang telah diajarkan Yahshua [Yesus] hanya kepada Yahuda Ish Keriot [Yudas Iskariot] sebagaimana kutipan kalimat berikut:
“Ketahuilah bahwa Yahuda [Yudas] telah memantulkan terhadap sesuatu yang telah dimuliakan, Yahshua [Yesus] berkata kepadanya: ‘Menyingkirlah dari yang lain [murid-murid] maka Aku akan segera mengatakan kepadamu suatu rahasia mengenai Kerajaan. Adalah mungkin bagimu untuk memperluasnya, namun engkau akan bersedih dengan keputusan besar tersebut. Karena orang lain akan menyingkirkanmu, dengan cara tersebut, yang dua belas [para murid] akan datang untuk menyelesaikan bersama Elohim [God] mereka”.
Injil Yahuda [Yudas] selanjutnya, menunjukkan Yahshua [Yesus] dalam peristiwa lain mengkritik murid-murid lain dikarenakan ketidaktahuan dan sikap tidak bermoral mereka. Ketika mereka melihat suatu penglihatan, mereka bertanya pada-Nya, kemudian Dia menjelaskan mana sebenarnya dari penglihatan tersebut, sbb: “Mereka yang engkau lihat menerima korban persembahan di altar_ itu adalah dirimu. Itulah Elohim [God] yang engkau layani dan engkau adalah mereka yang dua belas manusia yang telah engkau lihat. Kawanan domba yang engkau telah melihatnya untuk diambil sebagai persembahan, adalah banyak orang yang engkau tuntun dalam kesesatan dihadapan altar tersebut.[…] akan berdiri dan menggunakan nama-Ku dalam cara ini dan keturunan orang saleh akan tetap setiap pada-Nya”.
Artikel Selengkapnya ...
Thursday, September 30, 2010
YESUS dan HUKUM TAURAT
Bagaimana Yahshua/Yesus memandang keberadaan Taurat/Torah? Untuk mendapatkan pemahaman yang utuh, kita akan melakukan eksposisi teks dan konteks dari Matius 5:17-48. Yahshua membuka dengan kalimat, “Jangan kamu menyangka bahwa Aku datang untuk meniadakan Torah dan Kitab Para Nabi” [Mat 5:17]. Kata yang diterjemahkan dengan “meniadakan”, dalam naskah Yunani adalah “kataluo”. Dalam Perjanjian Baru, kata “kataluo” digunakan sebanyak tujuh belas kali dengan pengertian : “meruntuhkan”, “membinasakan”, “membatalkan”, “melanyapkan”, “mencari penginapan”[f1] DR. David Bivin dan Roy Blizard memberikan perspektif lain mengenai makna pernyataan “Aku datang bukan untuk meniadakan Torah” sebagai suatu ungkapan khas Ibrani dalam diskusi Rabinik. Ungkapan ini bermakna bahwa “seseorang telah menafsirkan secara keliru tentang Torah”. Jika ada seseorang menafsirkan Torah secara keliru, maka para rabbi yang lain akan mengatakan, “engkau membatalkan Torah”. Dalam konteks makna literal ini, maka Yahshua sedang membantah kepada para pendengarnya, bahwa diri-Nya bukan datang untuk menyimpangkan atau menafsirkan secara keliru terhadap Torah dan Kitab Para Nabi[f2].
Monday, September 27, 2010
Injil Gnostik
Khasanah Gnostik adalah kumpulan tulisan yang dijilid (kodeks) dalam bahasa koptik yang ditemukan di Mesir di perpustakaan Chenoboskion yang lebih dikenal di lokasi Nag Hamadi di tepi sungai Nil di Mesir. Penemuan itu terjadi pada tahun 1945 dan kemudian baru pada tahun 1957 dikenal luas setelah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggeris. Perpustakaan itu berasal dari abad-3-4M dan berisi tulisan-tulisan berfaham Gnostik, sedangkan kita mengetahui bahwa faham Gnostik baru berkembang sekitar abad-2-3M di sekitar Palestina.
Dalam khasanah Gnostik di Nag Hamadi terkumpul sebanyak 13 kodeks papirus yang dijilid dengan sampul kulit (perkamen) dan seluruhnya terdiri dari 52 traktat Gnostik, termasuk 3 karya Corpus Hermeticum dan terjemahan karya Plato 'Republik.' Setelah melalui berbagai tangan di pasar gelap barang antik, sebagian besar khasanah Gnostik itu akhirnya terkumpul dan disimpan di Museum Koptik di Kairo, Mesir. Dari khasanah Gnostik itu, 5 diantaranya disebut Injil, yang memuat percakapan Yesus yaitu Injil Thomas, Injil Filipus, Injil Maria, Injil Mesir, dan Injil Kebenaran. Dari kelima Injil itu, Injil Thomas-lah yang paling terkenal karena ditemukan lengkap. Injil Thomas paling diminati para penganut Jesus Seminar dan dianggap sebagai Injil Kelima (The Five Gospels, Scribner, 1996) hingga dapat dimengerti mengapa pengikut Jesus Seminar cenderung bernafaskan Gnostik juga.
Injil Gnostik tidak ada satu pun yang sesuai dengan Injil Perjanjian Baru dari abad-1M. Ciri khas dari Injil gnostik adalah percakapan rahasia antara Yesus dengan murid-murid-Nya dimana ajaran gnostik diajarkan di dalamnya. Khasanah atau pustaka Gnostik dimiliki komunitas Gnostik di Mesir waktu itu yang mungkin karena adanya tentangan karya tulis mereka disembunyikan. Ajaran Gnostik adalah ajaran mistik esoterik yang kemudian dipercayai secara sinkretis dengan kekristenan oleh para pengikutnya. Gnostik berasal dari bahasa Yunani 'Gnosis' yang artinya 'pengetahuan rahasia' yang diungkapkan kepada manusia. Aliran gnostik menawarkan pengetahuan rahasia mengenai realita ilahi. Percikan atau benih ilahi yang baik itu jatuh dari realitas yang transenden ke dua materi yang jahat, dan terpenjara dalam tubuh manusia. Dibangunkan oleh pengetahuan rahasia, percikan api ilahi itu dapat kembali ke dunia dimana dia sebenarnya berasal yaitu dunia spiritual yang transenden.
Artikel Selengkapnya ...
Friday, September 24, 2010
YESUS POLIGAMI ? [Tanggapan Terhadap DR. Sanihu Munir]
Telah beredar dengan bebas VCD berjudul “Yesus Ternyata Poligami”. Di terbitkan atas kerjasama antara Gerakan Muslimat Indonesia dan Yayasan Mitra Center Pusat Kendari serta Ar Rahman Channel. Dalam tayangan tersebut menampilkan Nouva Nursari sebagai pewawancara dan DR. Sanihu Munir sebagai nara sumber. Kegiatan tersebut berlangsung di tengah-tengah kesibukan acara di Islamic Book Fair Jakarta Convention Centre [tidak disebutkan tahunnya].
Dalam tayangan tersebut ada sejumlah pernyataan provokatif dan menyesatkan, yang di buat oleh DR. Sanihu, bahwa Yahshua [Yesus] ternyata memiliki sejumlah istri-istri. Pernyataannya tersebut di dasarkan pada rujukan tunggal buku Barbara Thiering [tidak di sebutkan judulnya. Namun mendengar materi yang disingung, nampaknya buku tersebut berjudul, The Qumran Origins of the Christian Church, 1983].Kajian tersebut, menurut pewawancara pernah di muat dalam Tabloid MODUS Vol I..
Monday, September 20, 2010
Tanggapan untuk Samsudin Berlian: SAMAKAH YAHWEH DENGAN ALLAH ?
Karena para penerjemah merupakan para Rabbi yang telah terikat dengan kultur yang melarang penyebutan nama Yahweh, maka mulailah mereka menuliskan suatu bentuk gelar pengganti untuk Yahweh, yang sejajar dengan sebutan Adonai, yaitu istilah “Kurios”. Hasilnya, terbentuklah suatu terjemahan Kitab Suci bernama Septuaginta dan nama Yahweh diganti dengan sebutan Kurios sebagaimana terekam dalam terjemahan Keluaran 3:15 versi Septuaginta sbb: “Kurios ho Theos ton pateroun hemoun, Theos Avraham kai Theos Isaak kai Theos Iakoub, apestalken me pros humas, touto mou estin onoma aionion kai mnemosunon geneoun geneais”
Artikel Selengkapnya ...
Friday, September 17, 2010
ALLAH ISLAM= ALLAH KRISTEN?
SERI MEWASPADAI NEO ARIANISME
TANGGAPAN ATAS BUKU KARYA FRANS DONALD,
"ALLAH: DALAM ALKITAB & AL QUR’AN, SESEMBAHAN YANG SAMA ATAU BERBEDA?"
TANGGAPAN TERHADAP BAB IV
Pada halaman 30-31 dikatakan:
Di dalam Al Qur’an juga dijelaskan bahwa Allah yang menurunkan Al Qur’an pada Muhamad s.a.w. tersebut adalah sesembahan Ibrahim [Abraham], Ismail, Ishak, Yakub [Israel], anak cucunya, Musa, Isa [Yesus] dan para nabi. Mari kita baca ayat tersebut:
Katakanlah [Muhamad] kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim [Abraham], Ismail, Ishak dan Yakub [Israel], dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa [Yesus] dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan hanya kepada-Nya kami berserah diri. [Al Imran QS 3:84]