Muhammad : Pemirsa budiman, selamat datang di episode yang baru dalam acara “Pertanyaan-pertanyaan tentang iman”. Selamat datang kepada tamu kehormatan kita Bapak Pendeta Zakaria Botrus.
Bpk. Zakaria : Terima kasih
Muhammad : Kami telah menerima banyak pertanyaan tentang penarikan kembali salah satunya menyatakan bahwa penarikan kembali terjadi hanya pada perintah-perintah dan larangan-larangan, sebut saja “lakukan ini dan jangan lakukan yang itu”.
Bpk. Zakaria : Saya sudah membaca ini beberapa kali dalam tulisan ilmu hukum Islam. Namun sebenarnya bahkan jika kita mengasumsikan hal ini hanya berlaku pada perintah dan larangan, tetapi apakah sifat alami dari perintah-perintah dan larangan-larangan ini? Sebagai contoh, dalam Surah 9 (At Taubah) ayat 5 dan 29, kita baca perintah “perangi orang-orang yang tidak beriman kepada Allah“ ini adalah ayat yang terkenal dalam Surah pedang. Surah pedang ini telah menarik kembali 124 ayat sesuai dengan kesaksian dari semua ahli hukum, yang telah menulis tentang menarik kembali dan ditarik kembali. Contohnya, Surah 9 (At Taubah) ayat 29 mengatakan, ”lawan orang-orang Kitab”. Bagaimana? Pembacaan yang tepat dari ayat ini adalah sebagai berikut:”Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar yang diberikan kepada mereka, Al Kitab sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk. ”. Inilah perintahnya,”perangi atau lawanlah”. Ini adalah perintah yang telah menarik kembali 124 ayat lainnya yang berbicara tentang mengusahakan perdamaian, seperti ayat-ayat berikut ini :”Janganlah bertengkar dengan orang-orang dari Kitab, tapi dalam tingkah laku dan cara yang terbaik, kami percaya dengan apa yang telah kami turunkan kepadamu dan apa yang telah diturunkan kepada kami dan Allahmu dan Allah kami adalah sama. Kamu memiliki agamamu sendiri dan akupun demikian”. Benar? Tapi ini dia satu lagi ayat yang menyatakan,”perangilah mereka yang tidak percaya” dan kemudian apa yang terjadi sesuai dengan perintah ini?