Tuesday, December 14, 2010

Penarikan Kembali Ayat-Ayat Quran (Ep 22)

Episode 22

Muhammad : Pemirsa budiman, selamat datang di episode yang baru dalam acara “Pertanyaan-pertanyaan tentang iman”. Selamat datang kepada tamu kehormatan kita Bapak Pendeta Zakaria Botrus.

Bpk. Zakaria : Terima kasih

Muhammad : Kami telah menerima banyak pertanyaan tentang penarikan kembali salah satunya menyatakan bahwa penarikan kembali terjadi hanya pada perintah-perintah dan larangan-larangan, sebut saja “lakukan ini dan jangan lakukan yang itu”.

Bpk. Zakaria : Saya sudah membaca ini beberapa kali dalam tulisan ilmu hukum Islam. Namun sebenarnya bahkan jika kita mengasumsikan hal ini hanya berlaku pada perintah dan larangan, tetapi apakah sifat alami dari perintah-perintah dan larangan-larangan ini? Sebagai contoh, dalam Surah 9 (At Taubah) ayat 5 dan 29, kita baca perintah “perangi orang-orang yang tidak beriman kepada Allah“ ini adalah ayat yang terkenal dalam Surah pedang. Surah pedang ini telah menarik kembali 124 ayat sesuai dengan kesaksian dari semua ahli hukum, yang telah menulis tentang menarik kembali dan ditarik kembali. Contohnya, Surah 9 (At Taubah) ayat 29 mengatakan, ”lawan orang-orang Kitab”. Bagaimana? Pembacaan yang tepat dari ayat ini adalah sebagai berikut:”Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar yang diberikan kepada mereka, Al Kitab sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk. ”. Inilah perintahnya,”perangi atau lawanlah”. Ini adalah perintah yang telah menarik kembali 124 ayat lainnya yang berbicara tentang mengusahakan perdamaian, seperti ayat-ayat berikut ini :”Janganlah bertengkar dengan orang-orang dari Kitab, tapi dalam tingkah laku dan cara yang terbaik, kami percaya dengan apa yang telah kami turunkan kepadamu dan apa yang telah diturunkan kepada kami dan Allahmu dan Allah kami adalah sama. Kamu memiliki agamamu sendiri dan akupun demikian”. Benar? Tapi ini dia satu lagi ayat yang menyatakan,”perangilah mereka yang tidak percaya” dan kemudian apa yang terjadi sesuai dengan perintah ini?


Saturday, December 11, 2010

Pemimpin Islam Iran Mengatakan Orang-Orang Muslim Bebas Untuk Menjadi Kristen – Asal Dilakukan Secara Diam-Diam

22 Oktober 2010-Pemimpin Islam Syiah, yang coba menanggapi Sinode para Bishop Timur Tengah yang diadakan di Vatican baru-baru ini; mengatakan bahwa orang-orang Muslim di Iran bebas untuk memeluk iman Kristiani, meskipun ada hukum Islam yang secara tegas menyatakan bahwa mereka yang meninggalkan Islam akan dijatuhi hukuman mati.

Dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan oleh the National Catholic Register, Ayatollah Seyed Mostafa Mohaghegh Ahmadabadi merespon pertanyaan-pertanyaan mengenai konversi dengan menekankan pada sebuah perbedaan antara menerima salah satu iman dan mempropagandakannya melawan orang lain. Saat didesak mengenai apakah seorang Muslim diijinkan untuk memeluk agama Kristen, ia menjawab:

"Ya, tak seorang pun bisa menanyakan seseorang apa agamanya. Hal ini dilarang. Tetapi jika mereka membuat propaganda melawan sebuah agama termasuk Islam, maka hal itu tidak diijinkan."

Jawaban imam Syiah ini tidak menjawab pertanyaan mengenai apa yang bisa terjadi ketika seseorang yang diduga telah berpindah agama, ingin membuat sebuah pengakuan publik bahwa ia sudah menjadi pemeluk Kristen, atau terlibat dalam ibadah secara publik di sebuah gereja Kristen.

Dalam tanggapannya terhadap Sidang Sinode tersebut, Ahmadabadi menyampaikan sebuah gambaran positif mengenai kehidupan orang-orang Kristen di Iran hari ini.

Sumber: http://www.catholicculture.org/news/headlines/index.cfm?storyid=8033

Wednesday, December 8, 2010

Kesaksian Muhammad dan Pendahuluan tentang Penarikan Kembali (Ep 21)

Episode 21

Kesaksian Muhammad dan Pendahuluan tentang Penarikan Kembali

Muhammad : Pemirsa budiman, selamat datang di episode yang baru dalam program “Pertanyaan-pertanyaan tentang Iman, merupakan kebahagian bagi saya sebagai pembawa acara program ini. Saya Muhammad Saeed, menemani anda pada episode-episode selanjutnya dengan tamu kehormatan kita Bapak Pdt. Zakaria Botros. Selamat datang pak pendeta.

Bp. Zakaria : Terima kasih.

Muhammad : Pemirsa terkasih, sebelum kita mulai saya akan memperkenalkan diri saya terlebih dahulu. Saya dibesarkan atau bertumbuh dalam sebuah keluarga muslim, dengan pengaruh Islam dan belajar disebuah sekolah Islam, di sebuah negara Arab.Sejak saya kecil ibu saya menanamkan dalam hati saya hal yang paling penting, yaitu mengasihi Allah.Bahkan sebagai seorang anak kecil saya memiliki gairah dan kerinduan kepada Allah Yang Maha Tinggi. Saya memiliki kerinduan yang begitu kuat untuk menyenangkan Allah dan menaatiNya dan ada dalam kehendakNya Sebagai seorang dewasa saya berkeliling ke banyak negara bersamaan dengan pertumbuhan saya. Saya berusaha sedapat mungkin untuk menjalankan semua doa-doa dengan pengajaran Muslim dan berpuasa, dan sebagainya. Selama perjalanan saya pula, saya berpergian ke Saudi Arabia ,saya begitu tertarik untuk mengunjungi Mekah dan El Kaaba (Ka’bah), dimana saya berdoa dan mencari Tuhan. Selanjutnya, saya bertemu dengan seorang teman Kristen yang mulai bercerita tentang Kristus kepada saya, dan dia juga mengatakan kepada saya tentang keselamatan, penghakiman, dan dosa. Hal ini semua baru bagi saya, saya tidak pernah berpikir tentang semua itu sebelumnya.

Sunday, December 5, 2010

Pencabutan QURAN (Ep 20)

EPISODE 20

Nahed : Pemirsa yang saya kasihi, selamat datang di episode baru program kami “Questions About Faith” (Pertanyaan-pertanyaan Tentang Iman). Kami senang dapat melakukan Tanya-jawab yang berlangsung terus dan dapat menjawab semua pertanyaan Anda. Juga merupakan kehormatan bagi kami dengan kehadiran Bapa Zakara Boutros. Selamat datang Bapak Pendeta.

Bpk. Zakaria : Terima kasih banyak.

Nahed : Di akhir episode yang lalu, Anda telah menyinggung satu topic yang sangat penting dan serius, yaitu isu tentang abrogation (pencabutan). Tetapi pertanyaan ini tentu saja membutuhkan banyak penjelasan dan diskusi. Kami disini ada banyak pertanyaan dan bila Tuhan menghendaki, Anda dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Bpk. Zakaria : Kata “abrogate” (mencabut) berarti menyalin, yang berarti seseorang menulis sesuatu disini dan menyalinnya disana. Dan secara khusus didalam Quran sehubungan topic ini, kata tersebut berarti memindahkan sebuah ayat atau menggantikan sebuah ayat dengan ayat yang lain, atau menggantikan aturan sebuah ayat dengan aturan yang lain. Seperti yang dikatakan Ibn Katheer dalam ulasannya jilid 1 halaman 154 dengan mengutip Ibn Gareer.

Wednesday, December 1, 2010

QURAN Mencabut TAURAT dan INJIL? (Ep 19)

EPISODE 19

Pembawa Acara : Pemirsa yang saya kasihi, selamat datang pada program “Questions About Faith” (Pertanyaan-pertanyaan Tentang Iman). Senang bisa kembali memulai sesi ini dan menjawa setiap pertanyaan yang telah dikirimkan kepada kami. Juga merupakan suatu kehormatan, karena telah hadir Bapak Pendeta Zakaria Botros bersama kami disini. Selamat datang, Bapak Pendeta.

Bpk. Zakaria : Terimakasih banyak.

Pembawa Acara : Pada episode yang lalu kita telah membahas apakah Qur’an telah mencabut Taurat dan Injil, dan Anda telah membuktikan kepada kami bahwa hal tersebut tidak benar. Dan sekarang anda 2 pertanyaan lagi. Jadi kita dapat menyelesaikan topik ini dan memulai yang baru. Anda telah berkata: Bagaimana Qur’an dapat mencabut Injil, walaupun Qur’an memerintahkan orang-orang Kristen dan Yahudi untuk memutuskan perkara menurut apa yang telah Allah nyatakan. Dapatkah Anda menjelaskannya?


Sunday, November 28, 2010

Ketidakmungkinan Penyimpangan ALKITAB (Ep 18)

EPISODE 18

Pembawa Acara: Pemirsa yang saya kasihi, selamat datang kembali dalam program kami “Questions About Faith” (Pertanyaan-pertanyaan Tentang Iman), untuk menjawab semua pertanyaan Anda. Kami sangat bersyukur dan merasa terhormat menerima dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah Anda kirim. Juga merupakan kehormatan bagi kami dengan hadirnya Bapak Pendeta Zakaria Butrous. Selamat datang Bapak Pendeta.

Bpk.Zakaria: Terima kasih banyak.

Pembawa Acara : Hari ini kita akan melanjutkan kembali diskusi kita mengenai ketidak-mungkinan adanya penyimpangan/pengubahan dalam Alkitab. Kami telah menjelaskan mengenai hal tersebut. Pertama, oleh kesaksian/pembuktian dari Alkitab sendiri. Kedua, oleh kesaksian dari Qur’an terhadap Alkitab. Ketiga, oleh pembuktian secara ilmiah seperti ilmu arkeologi, naskah kuno yang telah ditemukan di berbagai tempat. Dan keempat, oleh pembuktian secara logis. Hari ini, Bapak Pendeta, kita akan berbicara mengenai pembuktian dari para cendekiawan Islam. Ada banyak cendekiawan Islam yang membuktikan bahwa Alkitab tidak mengalami pengubahan. Bisakah Anda berikan penjelasanan atas hal tersebut?


Wednesday, November 24, 2010

ALKITAB Pesan Kasih Allah (Ep 17)

EPISODE 17

Pembawa Acara : Para pemirsa yang saya kasihi, selamat datang kembali di acara kami “Questions About Faith” (Pertanyaan-pertanyaan Tentang Iman). Merupakan kebahagian bagi kami untuk memulai kembali pertemuan kami dengan Anda dan kami senang karena telah hadir disini bersama kami Bapak Pendeta Zakaria Buotruos. Selamat datang, Bapak Pendeta.

Bpk. Zakaria: Terima kasih.

Pembawa Acara : Kita sedang mendiskusikan banyak topik akhir-akhir ini dan juga saat ini. Topik diskusi kita adalah ketidak-mungkinan adanya penyimpangan dalam Alkitab. Saya ingin Anda, seperti biasa memberikan penjelasan singkat atas apa yang telah diungkapkan pada episode yang lalu, agar tetap dapat mengikuti diskusi saat ini.

Bpk. Zakaria : Baiklah. Kita sedang berbicara tentang Alkitab yang diungkapkan Allah, dinyatakan oleh Alkitab sendiri dan oleh Qur’an. Alkitab adalah sebuah pesan kasih dari Allah untuk menunjukkan jalan penebusan bagi semua orang berdosa. Kitab tersebut menunjukkan kepada manusia bagaimana Allah bisa menerimanya, karena Dia mengasihinya dan bahwa Kristus telah mati di kayu salib sebagai penebusan. Jadi disini Alkitab mengungkapkan segala sesuatu, misteri iman, sehingga siapapun yang ingin berhubungan dengan Allah dan siapapun yang ingin mengenal Allah, harus mengetahui Alkitab. Oleh sebab itu Setan melawan Alkitab dengan semua kekuatan jahatnya.

Saturday, November 20, 2010

Apa Kata Quran tentang ALKITAB? (Ep 16)

EPISODE 16

Pembawa Acara: Pemirsa yang saya kasihi, selamat datang kembali dalam program kami “Questions About Faith” (Pertanyaan-pertanyaan Tentang Iman). Kami sangat senang bertemu Anda kembali untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda. Juga merupakan kehormatan bagi kami dengan hadirnya Bapak Pendeta Zakaria Butrous. Selamat datang Bapak Pendeta.

Pendeta Zakaria: Terima kasih banyak.

Pada episode yang lalu, kita telah berbicara tentang ketidak-mungkinan adanya penyimpangan dalam Alkitab dan Anda telah menjelaskan kepada kami apa itu Alkitab, dan apakah isi dari Alkitab, dan kita juga telah menyebutkan ayat-ayat yang menegaskan keaslian Alkitab. Kita telah sampai pada ayat yang menyatakan bahwa ada penyimpangan dalam Alkitab, dan sekarang jika Anda tidak keberatan, bisakah Anda menjelaskan kepada kami ayat-ayat Qur’an yang menyatakan bahwa ada penyimpangan dalam Alkitab.


Tuesday, November 16, 2010

Benarkah Alkitab Mengandung Penyimpangan? (Ep 15)

EPISODE 15

Pembawa Acara: Para penonton yang terkasih, selamat datang pada episode baru dalam program kita ”Question about Faith” (Pertanyaan-pertanyaan Tentang Iman). Kami sangat senang dapat bertemu kembali dengan anda semua, dan juga untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan anda. Dan juga suatu kesenangan dan kehormatan telah hadir bersama kita Bapak Zakaria Botros. Selamat datang, Pak.

Bapak Zakaria: Terima kasih.

Pembawa Acara: Kita telah melakukan beberapa wawancara sebelumnya. Saya akan langsung memberikan pokok-pokok dari topik-topik ini sehingga penonton dapat mengikuti. Kita telah membicarakan fakta bahwa Tuhan adalah Tritunggal dan bukan tiga tuhan, penjelmaan Tuhan dalam seorang manusia, Yesus Kristus, dan tentang kebenaran bahwa Yesus telah disalibkan untuk penebusan dan keselamatan umat manusia. Hari ini Bapak, kita sampai pada topik yang sangat penting, topik yang melibatkan banyak pertanyaan penting yaitu hal-hal yang selalu ditanyakan tentang Alkitab, dan penyimpangan yang terdapat dalam Alkitab. Teman-teman Muslim dimana-mana menuduh bahwa Alkitab telah disimpangkan. Sebelum kita masuk dalam pertanyaan-pertanyaan tersebut dan berbicara tentang persoalan ini maukah anda untuk memperkenalkan kepada penonton apakah Alkitab itu? Silahkan..


Friday, November 12, 2010

Kesaksian Penyaliban Isa (Ep 14)

14 -Kesaksian Penyaliban Isa by Dewi / Indra

Nahed: Para penonton yang terkasih, selamat datang pada episode baru “Question about Faith” (pertanyaan-pertanyaan tentang iman), merupakan sebuah kehormatan untuk menjawab semua pertanyaan yang anda kirimkan pada kami. Merupakan sebuah kehormatan juga untuk menghadirkan bersama kita Bapak Pendeta Zakaria Bothros. Selamat datang, Pak.

Bapak Zakaria: Terima kasih.

Nahed: Pada episode sebelumnya, kita membicarakan tentang fakta penyaliban Kritus. Jadi, seperti biasa, kami ingin anda memberikan rangkuman singkat, agar penonton tidak mengikuti episode sebelumnya bisa mengikuti, silahkan Pak…

Bapak Zakaria: Kemarin kita membicarakan tentang kebenaran tentang tritunggal dan ke-Maha Esa-an, Pewujudan Ilahi dan tujuannya yaitu penyaliban. Penyaliban Isa. Mengapa? Karena Alkitab menyatakan, dalam Injil Yohanes 3:16, “ Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”. Maka dari itu penyaliban adalah tujuan penebusan, jadi umat manusia tidak akan binasa tapi diselamatkan dan memperoleh hidup yang kekal. Dan ini adalah bukti cinta Allah. Mengapa? Pada permulaan penciptaan Allah mencintai manusia dalam gambaran Allah. Cinta. Tetapi manusia menjadi rusak, dan gambar itu dirusak oleh dosa.